• SELAMAT DATANG DI WEBSITE BALAI KARANTINA PERTANIAN KELAS I BANJARMASIN
  • PIMPINAN & STAF BALAI KARANTINA PERTANIAN KELAS I BANJARMASIN MENOLAK SUAP, PUNGLI & GRATIFIKASI DALAM BENTUK APAPUN
  • Cegah Virus Corona, Jaga Kesehatan dengan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat)

Sepakat, Karantina Pertanian Banjarmasin dan BKSDA Kalsel Tandatangani Perjanjian Kerja Sama

Sepakat, Karantina Pertanian Banjarmasin dan BKSDA Kalsel Tandatangani Perjanjian Kerja Sama
Banjarbaru (23/3) - Setelah melalui proses pembahasan yang panjang sejak Nopember tahun 2021, akhirnya Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Karantina Pertanian Banjarmasin dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan (BKSDA Kalsel) resmi ditandatangani. Perjanjian ini ditandatangani di kantor BKSDA Kalsel.
Kepala Karantina Pertanian Banjarmasin bersama Kepala BKSDA Kalimantan Selatan melakukan Penandatanganan PKS tersebut dengan Nomor PKS.1033/K.16/TU/Kjs/3/2022, Nomor : 0835/HK.230/K.18.B/03/2022, tanggal 23 Maret 2022.
PKS ini dibuat dalam rangka menindaklanjuti kesepakatan bersama diantara Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Kepala Badan Karantina Pertanian. Perjanjian itu tertuang dalam nota PKS No. PKS.4/KSDAE/SET.3/KUM.3/7/2021, Nomor : 13749/KL.120/K/07/2021 tanggal 27 Juli 2021 tentang Kerja Sama Konservasi Keanekaragaman Hayati melalui Dukungan Pengawasan dan/atau Pengendalian Pemasukan dan Pengeluaran Tumbuhan dan Satwa Liar, Tumbuhan dan Satwa Langka, Sumber Daya Genetik, Produk Rekayasa Genetik dan Jenis Asing Invasif.
Dalam sambutanya Kepala BKSDA Kalimantan Selatan, Mahrus Aryadi mengatakan,
"Dengan penandatanganan PKS ini saya berharap dua institusi ini dapat bersinergi lebih dalam dan lebih kuat, sehingga dapat lebih optimal mencegah pengeluaran maupun pemasukan tumbuhan dan satwa liar/langka secara ilegal."
Sementara itu Kepala Karantina Pertanian Banjarmasin, Nur Hartanto menyatakan,
"PKS ini merupakan Sinergi dua institusi yang harapannya dapat melindungi tanaman dan satwa liar/langka di Provinsi Kalimantan Selatan."
Hartanto menambahkan, "Karantina Pertanian Banjarmasin juga selalu berkomitmen melakukan evaluasi terhadap pengawasan lalu lintas tumbuhan dan satwa liar/langka."
Hartanto berharap ada tindak lanjut dari PKS ini berupa penyusunan program secara bersama-sama.
Penandatangan PKS ini disaksikan oleh sub koordinator pengawasan dan penindakan Karantina Pertanian Banjarmasin, Lulus Riyanto dan M.Ridwan Effendi selaku Kepala Seksi Konservasi Wilayah II Banjarbaru.

Informasi Terkait